Rabu, 30 November 2011

Install Ubuntu -Persiapan!

Pastikdan anda sudah memiliki CD instalasi, jika belum silahkan anda download file iso-nya terlebih dahulu.
Silahkan download Versi terakhir ubuntu di Download Ubuntu, atau jika anda proses download jauh lebih cepat bisa melalui repository local seperti http://kambing.ui.ac.id.
Sebelum memulai melakukan install ubuntu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sebenarnya ini juga berlaku untuk setiap distro linux lainnya, tapi pada kesempatan kali ini kita akan lebih fokuskan ke Distro Ubuntu.
Jika anda berencana menggunakan dual booting, pastikan anda memiliki partisi kosong paling tidak10 Gb, walaupun 5 Gb sebenarnya sudah cukup. Jika anda sudah cukup mahir menggunakan aplikasi seperti partition magic, anda bisa membagi partisi terlebih dahulu agar nanti ketika melakukan instalasi Ubuntu, anda bisa langsung menggunakan partisi yang sudah anda persiapkan tersebut. Akan tetapi jika anda kurang handal menggunakan software sekelas partition magic, anda tidak perlu khawatir, karna ubuntu nantinya akan secara otomatis membuat partisi sendiri dengan cara merisize partisi yang sudah ada, dan anda tidak perlu khawatir kehilangan data, karna hardis yang dirisize biarpun terdapat data di dalamnya, data-data tersebut tidak akan hilang atau terformat.

Jika anda memilih untuk menginstall OS Linux Ubuntu sebagai satu-satunya OS di PC atau Laptop anda, saya sarankan untuk membuat tiga partisi, partisi yang pertama adalah untuk System, yang ke-2 Untuk Home, dan terkhir tentunya untuk swap. Contoh, saya memiliki hardis sebesar 360 Gb dan ram 2 Gb, saya melakukan pembagian partisi menjadi 66 Gb untuk System, 300 Gb untuk Home dan 4 Gb untuk swap. Tapi semua kembali kepada anda, saya memberikan space yang besar ke pada home karna semua data-data user akan di tempatkan di partisi tersebut. Untuk swap besarnya diusahakan 2 kali besar RAM, walaupun menurut isu maksimal SWAP yang digunakan adalah 2 GB. Sementara untuk system tidak terlalu dibutuhkan space yang besar.

Pastikan semua hardware yang terpasang di PC anda sudah benar-bnear di suport oleh ubuntu. Sering-seringlah bertanya di Forum-forum jika terdapat maslah unjuk kerja system anda setelah melakukan instalasi.
Tapi anda tidak perlu khawatir tentang hal tersebut, karna ubntu sudah full support terhadap hardware-hardware baru maupun lama.


JIka anda pertama kali melakukan instalasi Linux ubuntu, pastikan anda sudah memiliki referensi yang banyak. referensi lengkap bisa anda dapatkan dari Forum, blog, website, dan Video. Manfaat youtube untuk mencari informasi lengkap tentang cara instalasi ubuntu.
Saya anjurkan anda bersama teman yang sudah terbiasa malakukan instalasi Ubuntu ketika anda menginstall Ubuntu di PC anda, terutaman bagi anda yang melakukan instalasi dual booting.

Oke berikut ini Minimum System requirement  yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan Ubuntu dengan baik di perangkat anda.
Ini berlaku untuk buntu versi 11.10/11.04/10.10/10.04/

  • 1 GHz Pentium or better processor (such as Dual Core, Core 2 Duo, i3, i5,i7… )
  • 384 MB of primary memory (RAM) although, at-least 512 MB is recommended
  • 5 GB of harddrive space but it would be better if you have more than 10GB (unless you are installing Ubuntu 11.04 , for testing or any specific purpose)
  • Either a CD/DVD drive or a USB (Universal Serial Bus) port (or both)
  • a Graphics Card if you want to use the Unity in 3D Mode, which is the default mode of Ubuntu 11.04, although it’s optional because you can still use Gnome 2.* efficiently by turning off the compiz or desktop effects which consumes a lot of resources
  • A monitor (CRT, LCD-TFT, LCD-LED or whatever) capable of displaying output at Resolution (Min) : 800×600
  • Internet Connection tidak di haruskan tapi sangat di anjurkan.
Ada dua pilihan cara melakukan instalsi ubuntu, cara pertaman adalah dengan menggunakan USB dan cara kedua adalah dengan mengunakan CD/VCD. Sesuaikan dengan kebutuhan anda. Kelebihan menggunakan USB adalah proses instalasi yang tergolong cepat tidak sampai 5 menit.
    Sekian...!!!

    Jumat, 25 November 2011

    Download Linux -Lengkap!

    Berikut beberpa koleksi link download Linux yang menggunakan sever local. Karna menggunakan server local speed download juga pasti akan sangat stabil di kenceng. Tidak semua jenis distro linux yang saya sertakan pada link berikut, hanya bebeara distro yang yang memiliki rangking 1 s/d 4 di http://distrowatch.com/ dimana sampai Desember ini Linux Mint masih di urutan pertama, tempat kedua masih ubuntu, tempat ke-3 dan ke-4 ada Fedora dan openSuse.

    Linux Mint

    Linux Mint meruapakan distro yang masih dari turunan ubuntu, jadi bagi anda para pengguna Ubuntu, tidak perlu khawatir ketika pertama kali mencoba Linux mint, karna management paket-paketnya sama dengan Ubuntu.
    Berikut adalah link Download Linux Mint Versi 12, terdapat emapt pilihan yang pertama Linux mint 32 dan 64 bit with Nocdecs (berarti plugin multimedia seperti mp3, flash dan Video Tidak desertakan secara default), Install using CD/USB Flash. Linux Mint 32 dan 64 Bit with Codecs, install using DVD/USB Flash.
    Silahkan download Linux Mint Di Sini

    Ubuntu

    Selain Versi desktop 32/64/AMD, anda juga bisa download Ubuntu Server.
    Berikut linknya silahkan Download

    Fedora

    Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, kadang-kadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7. Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi pioneer dalam penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan oleh Linus Torvalds.

    Berikut link download untuk Vedora di sini

    Open Suse
    SUSE  sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional,adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak  perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System- Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware terjemahan bahasa Jerman. Ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E berhubungan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse karena pengucapan namanya yang sama.

    Terdapat dua distro utama SUSE Linux yang saat ini aktif:
    • SUSE Linux Enterprise : SLE adalah solusi sumber terbuka dari Novell untuk perusahaan besar. Terdiri dari dua paket, yaitu:
      • SUSE Linux Enterprise Server : SLES adalah Sistem Operasi Server Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
      • SUSE Linux Enterprise Desktop : SLED adalah Sistem Operasi Desktop Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
    • openSUSE : sebuah proyek masyarakat, yang disponsori oleh Novell, dirancang untuk pengguna rumahan. 
    Selengkapnya tentang Suse seilahkan lihat di http://id.wikipedia.org/wiki/OpenSUSE
     Untuk mendownload silahkan ikuti openSUSE-11.4-DVD-i586.iso dan untuk 64 bit openSUSE-11.4-DVD-x86_64.iso

    SLC Linux
    Linux ini meruapakan distro linux yang dikembangkan oleh para anggota Komunitas Linux Selaparang. SLC linux merupakan linux turunan dari ubuntu, yang sudah di sesuaikan dengan kebutuhan komunitas SLC sendiri. Untuk sementar SLC Linux masih digunakan dalam kalangan terbatas, karna masih dalam tahap uji coba, dan dalam waktu dekat sudah bisa anda download melaui blog ini.

    Selasa, 22 November 2011

    Linux -Migrasi Ke Linux!

    Bagi sebagian orang linux memang tergolong masih asing dan baru, walaupun pada dasarnya linux sudah ada sejak akhir tahun 80-an. Di Indonesia sendiri sebagian besar pengguna Komputer masih menggunakan System Oprasi Windows sebagai system oprasi standar. Linux mulai banyak dikenal dan di gunakan pada tahun 2000-an di Indonesia.




    Yang sangat disayankan di Indonesia adalah tingkat pembajakan software yang sangat besar, dan kita pernah menduduki peringkat ke-4 sebagai negara dengan tingkat pembajakan software tertinggi di dunia. Untuk itulah migrasi ke Linux dan open source nantinya diharapkan bisa mengurangi angka pembajakan software di negara tercinta kita ini.

    Kenapa Migrasi Ke Linux.
    1. Free dan Open Source
    2. Linux bisa anda dapatkan secara gratis, dan software-software yang terdapat di dalamnya juga gratis. Update OS dan Software tetap, sehingga jika terjadi bugs maka akan segera teratasi.Jika anda seorang software developer atau ingin meodifikasi software yang sudah ada, linux adalah pilihan paling tepat bagi anda, karna kode sumber bisa anda modifikasi sesuai kebutuhan dan keinginan anda.
    3. Aman dan Stabil
    4. Tidak seperti system oprasi windows, linux kebal terhadap virus, berdasarkan pengalaman saya yang sudah menggunakan linux hampir sekitar 3 tahun, saya tidak pernah sama sekali berurusan dengan virus komputer. Systen linux bisa hidup selama bertahun-tahun tanpa restart dan crash, makanya linux meruapakan OS no.1 untuk aplikasi server.
    5. Sesuai Kebutuhan
    6. Distro Linux didesain sesuai dengan kebutuhan masing-masing user, jadi anda bisa mneyesuaikan denga kebutuhan anda, untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel tips-memilih-distro-linux
    7. Komunitas yang Luas
    8. Anda bisa menemukan berton-ton kumunitas yang membahas tentang linux, dan siap membantu anda kapanpun.
    9. Halal dan Barokah
    10. Coba anda bayangkan berapa dosa yang tercipta dari penggunaan software bajakan dan OS bajakan. Apakah berkah pekerjaan kita dengan menggunakan software-software tersebut? Apakah berkah rizki yang kita hasilkan dari penggunaan software-software bajakan tersebut? coba anda fikirkan? Dengan Linux anda bisa bekerja dengan aman, tenang dan barokah, karna semuanya di jamain halal.

    Lalu kemudian, anda, kalian, dia dan mereka tunggu apalagi??
    Tidak ada salahnya kita mulai dari awal jika itu lebih baik bagi kita, daripada terus berjalan dan acuh tak acuh terhadap apa yang kita gunakan.
    Sekian!!

    Jumat, 18 November 2011

    Tips Memilih Distro Linux?

    Pada Artikel sebelumnya telah di bahas tentang jenis-jenis distribusi linux (Distro) dan pada kesemapatan kali ini saya akan coba membahasa sedikit tentang Tips Memilih Distro Linux.



    Kita telah ketahui bahwa terdapat bergitu banyak macam distro Linux yang memiliki spesifikasi dan paket yang berbeda-beda. Bagi para pengguna pemula, tentunya akan sulit menentukan pilihan jika memiliki pengetahuan yang kurang tentang masing-masing distro linux tersebut.

    Saya pribadi pernah mengalami masalah karna selalu ingin mencoba distro-distro yang berbeda yang belakangan saya sadari ternyata banyak membuang waktu saya, sebelum akhirnya saya memutuskan untuk mantap pada satu distro saja. Dengan pertimbangan-pertimbangan berikut ini saya harpakan bagi anda yang baru mulai dengan Linux bisa langsung menemukan distro linux yang sesuai dengan kebutuhan anda.

    Sebelumnya silakan terlebih dahulu anda cek distro mana saja yang paling populer dan paling banyak digunakan di seluruh dunia di http://distrowatch.com/

    Oke berikut adalah tips-nya :

    Sesuaikan Dengan Kebutuhan dan Tujuan Anda


    Setiap distro linux memiliki paket software yang berbeda-beda , memang sudah banyak distro linux yang ditujukan bagi para home user atau kalangan umum lainnya, akan tetapi tidak sedikit distro linux yang dikembangkan bagi para web developer, desginer, musisi, para tenaga pengajar, Distro untuk anak, para admin jaringan dan beberapa distro yang memang ditujukan buat kalangan terbatas. Dengan mengetahui Kebutuhan dan Tujuan anda, tentunya akan memudahkan anda untuk mengetahui jenis distro apa saja yang anda butuhkan. Edubuntu adalah linux untuk pendidikan, Ubuntu Kid, linux untuk anak-anak. Ubuntu,linux Mint, Fedora, Mandriva, Lubuntu, dan Suse cocok digunakan untuk para Home user, para pelajar, dan masyarakat umum lainnya. Ubuntu studio untuk para musisi. Sabily linux yang khusus diperuntukkan bagi orang muslim dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Apakah Anda Seorang Pemula.

    Jika anda seorang pemula, carilah distro yang banyak digunakan teman-teman anda atau paling tidak distro populer yang sebagian besar digunakan oleh banyak orang (anda bisa cek melalui link di atas), sehingga ketika anda mengalami kesulitan anda bisa bertanya ke taman anda.
    Jika anda tidak memiliki kenalan yang menggunakan suatu Distro tertentu, sebenarnya anda juga tidak perlu terlalu khawatir, karna di internet terdapat segudang forum yang siap membantu menyelesaikan permasalahan anda, kapan anda melyangkan pertanyaan. Ubuntu, Linux Mint, Suse, Fedora, Mandriva merupakan distro yang cocok digunakan untuk para pemula.

    Perangkat Komputer / Laptop yang Anda Gunakan.

    Hal ini bisa menjadi pertimbangan dalam memilih distro linux, karna jika spek komputer / Laptop anda kurang bagus, anda bisa menggunakan distro linux yang memang di tujukan bagi para pengguna yang memiliki spek komputer rendah. Salah satunya adalah Lubuntu, distro ringan dan stabil yang cocok digunakan untuk komputer / Laptop dengan spek rendah.
    Jika anda menggunakan prosesor intel anda tidak perlu khawatir akan dukungan linux terhadap PC anda, tapi bagi para pengguna prosessor AMD juga sudah terdapat linux khusus yang full support untuk AMD, seperti ubuntu untuk AMD, dan ada Ubuntu untuk 64 bit AMD maupun Intel.
    Vga juga perlu anda perhatikan, karna terkadang sebagian distro linux sering bermasalah pada driver VGA, tapi beberapa distro seperti Ubuntu, Fedora, dan Suse sudah full supprot untuk merk VGA-VGA baru.

    Senin, 14 November 2011

    Distro Linux -Distribusi Linux!

    Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.



    Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya.

    Untuk mendapatkan distro linux, anda dapat mengunduh langsung dari situs distributor distro bersangkutan, atau membelinya dari penjual lokal.

    CD Linux

    CD Linux (maksudnya CD Distro Linux atau CD Sistem Operasi dan aplikasi Linux) adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut CD distribusi Linux secara umum.


    Dalam komputer, tar (berasal dari tape archive) adalah format file baik (dalam bentuk suatu jenis arsip bitstream) dan nama program yang digunakan untuk menangani file tersebut. Format ini diciptakan pada masa-masa awal Unix dan distandarisasi oleh POSIX.1-1988 dan kemudian POSIX.1-2001.

    Awalnya dikembangkan untuk ditulis berurutan langsung ke I / O tape cadangan perangkat untuk keperluan, sekarang sering digunakan untuk mengumpulkan banyak file menjadi satu file lebih besar untuk distribusi atau pengarsipan, sambil menjaga informasi sistem berkas seperti user dan grup hak akses, tanggal, dan struktur direktori.
    [sunting] Repositori

    Sebuah repositori perangkat lunak adalah lokasi penyimpanan dari berbagai paket perangkat lunak yang mungkin diambil dan diinstal pada komputer. Banyak penerbit perangkat lunak dan organisasi lain memelihara server di Internet untuk tujuan ini, baik secara gratis atau untuk biaya berlangganan.

    Repositori mungkin hanya untuk program-program tertentu, seperti CPAN untuk bahasa pemrograman Perl, atau untuk seluruh sistem operasi. Operator repositori tersebut biasanya menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket perangkat lunak dari repositori.

    Sebagai contoh, banyak distribusi Linux menggunakan Advanced Packaging Tool yang umumnya ditemukan di distro berbasis Debian, atau yum yang biasa ditemukan di distro berbasis Red Hat. Ada juga beberapa sistem manajemen paket independen, seperti Pacman, digunakan dalam Arch Linux dan equo, ditemukan di Sabayon Linux.

    Sebagian besar distribusi Linux mempunyai banyak repositori di seluruh dunia yang cermin repositori utama.
    Daftar distribusi Linux

    Distribusi-distribusi Linux dapat dikategorikan berdasarkan sistem manajemen paket, bebas dan tidak, tujuan pembuatan, perangkat lunak dasar yang digunakan, dan lain sebagainya.
    Distribusi bebas berbasis Debian

    • 64Studio
    • Adamantix
    • Amber Linux
    • BeatrIX
    • Bonzai Linux
    • Debian
    • Debian-BR-CDD
    • DeveLinux
    • Dreamlinux
    • Elive
    • Finnix
    • GenieOS
    • Gnoppix
    • gOS linux
    • Guadalinex
    • Hiweed
    • Kalango
    • Kanotix
    • Knoppix
    • Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • Kurumin
    • LinEx
    • Loco Linux
    • MeNTOPPIX
    • Morphix
    • NepaLinux
    • PingOO
    • Skolelinux
    • Sun Wah RAYS LX
    • Symphony OS
    • Ubuntu
      • Gethux Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
      • BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
      • Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
      • linux mint
      • Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
      • Edubuntu
      • Kubuntu
      • Xubuntu
      • De2
    • Xandros
    • Zen Linux

    Distribusi berbasiskan RPM

    •    aLinux
    •     ALT Linux
    •     Annvix
    •     Ark Linux
    •     ASPLinux
    •     Aurox
    •     Berry Linux
    •     BLAG Linux and GNU
    •     BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    •     Caixa Mágica
    •     cAos Linux
    •     CentOS
    •     Cobind
    •     Conectiva
    •     EduLinux
    •     Engarde Secure Linux
    •     Fox Linux
    •     IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)
    •     Linux Mobile System
    •     Magic Linux
    •     Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)
    •     NOPPENLINUX
    •     PCLinuxOS
    •     PCQLinux2005
    •     PLD Linux Distribution
    •     QiLinux
    •     Red Hat Linux:
      • Fedora Core
      • Red Flag Linux
      • Scientific Linux
      • Vine Linux
      • White Box Enterprise Linux
      • Yellow Dog Linux
    •     Sesco Linux
    •     SUSE Linux
    •     Tinfoil Hat Linux
    •     Trustix
    •     Ulteo
    •     YOPER ("Your Operating System")

    Distribusi bebas berbasis Slackware

    • AliXe
    • Austrumi
    • BackTrack
    • Bluewhite64 Linux
    • CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • College Linux
    • Cytrun Linux
    • DARKSTAR
    • DeepStyle
    • easys GNU/Linux
    • Frugalware
    • Hardened Linux
    • Kate OS
    • MooLux
    • Plamo Linux
    • SLAX
    • Sauver
    • Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • Slackintosh
    • Slackware
    • Slamd64
    • Splack Linux
    • targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • TopologiLinux
    • Truva Linux
    • Ultima Linux
    • Vector Linux
    • Wolvix
    • 0x7F GNU/Linux
    • ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • Zenwalk Linux (dulu MiniSlack)

    Distribusi bebas berbasis lainnya

    Distribusi-distribusi Linux berikut ini memakai sistem manajemen paket sendiri, gabungan atau tidak sama sekali

    • Arch Linux (dengan sistem manajemen paket Pacman)
    • Coyote Linux (distro Router/firewall)
    • CRUX (menggunakan manajemen paket berbasis tar.gz yang sederhana, BSD-style initscripts)
    • DD-WRT (embedded firewall)
    • DeLi Linux (kombinasi Slackware dan CRUX)
    • Devil-Linux (distro firewall/router/server)
    • DSLinux (Linux untuk Nintendo DS)
    • dyne:bolic (instalasi software baru cukup dengan menyalin [copy] ke direktori tertentu)
    • Familiar Linux (distro untuk iPAQ handhelds)
    • Fli4l (distro yang muat dalam satu floppy disk)
    • Foresight Linux (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
    • FREESCO (router)
    • GeeXboX (media center)
    • GoboLinux (manajemen paket sendiri yang menggunakan symlink)
    • Hikarunix (distro khusus untuk main Go)
    • IPCop (distro Router/firewall)
    • iPodLinux (linux untuk Apple iPod berbasis µCLinux kernel)
    • Jlime (distro untuk HP Jornada 6xx dan 7xx dan NEC MobilePro 900(c) handhelds)
    • Lunar Linux (distro berbasis source code)
    • MCC Interim Linux (mungkin ini distro Linux pertama; dibuat oleh Manchester Computing Centre di bulan February 1992)
    • MkLinux distro untuk PowerPC, menjalankan Linux kernel sebagai server di atas Mach microkernel)
    • Mobilinux (buatan Montavista untuk smartphones)
    • MontaVista Linux (embedded systems distro buatan MontaVista Software)
    • NASLite (distro floppy-disk untuk menjalankan perangkat Network Attached Storage / NAS)
    • Nitix (autonomic server buatan Net Integration Technologies Inc.)
    • OpenWrt (embedded firewall)
    • Pardus (buatan Turki; menggunakan sistem manajemen paket PISI, dan COMAR configuration framework)
    • PS2 Linux (distro Sony Computer Entertainment unuk PlayStation 2 video game console)
    • Puppy Linux (sistem manajemen paket PetGet dan DotPup; tapi mulai versi 3 juga bisa menggunakan paket Slackware)
    • Rocks Cluster Distribution (untuk computer cluster = gabungan beberapa komputer menjadi satu super komputer)
    • rPath (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
    • Sentry Firewall (firewall, server sistem)
    • SliTaz GNU/Linux
    • Smallfoot
    • SmoothWall (router/firewall)
    • Softlanding Linux System (salah satu distro tertua, dibangun tahun 1992-1994; basis awal Slackware)
    • Sorcerer (berbasis source code)
    • Source Mage GNU/Linux (berbasis source code)
    • Tinfoil Hat Linux (distro floppy-disk)
    • tomsrtbt (root boot disk)

    Kamis, 10 November 2011

    Linux -Pengenalan!

    Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
    Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

    Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
                                                                                http://id.wikipedia.org/wiki/Linux


    SEJARAH LINUX

    Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakanproyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).

    Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

    Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.

    Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab


    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX

    Kelebihan
    • Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
    • Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
    • Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
    • Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
    • Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
    • Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
    • Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
    • Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
    • Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
    • Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
    • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
    Kekurangan 

    • Vendor-vendor aplikasi besar seperti Adobe photoshop. coreldraw dan beebrapa aplikasi besar lainnya masih belum disuport di lunux, walaupun pada dasarnya sudah banyak terdapat aplikasi alternatif.
    • Terlalu beragam dan banyak pilihan terkadang membuat user baru bingung menentukan pilihan.
    • Sebagian Linux User dituntut memiliki koneksi internet untuk. bisa mengapdate aplikasi dan perbaikan bugs.
    • Bagi para gamer mania, linux mungkin bukanlah sebuah pilihan tepat.

    DISTRIBUSI LINUX

    Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

    Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

    Contoh-contoh distribusi Linux :
    • Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu, Gnewsense, ubuntuCE
    • SuSE
    • Fedora
    • BackTrack
    • Mandriva
    • Slackware
    • Debian
    • PCLinuxOS
    • Knoppix
    • Xandros
    • Sabayon
    • CentOS
    • Red Hat
    • ClearOS
    • Chromeos
    Untuk panduan memilih distro linux, akan di bahas pada artikel selanjutnya.

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes